Tuesday, April 21, 2009

Cintailah Dia Cinta

Aku tak tahu apa yang harus aku perlukan….

Untuk dapat meninggalkan semua goresan2 bersamamu…

Waktu tak kunjung menjawab…

Dan ku coba mencari hadirnya yang lain tetap sama…

Saat badai di hari cerah itu menghantamku begitu saja…

 

Ku tlah dapat merelakan seandainya kau bahagia…

Karena do’a2ku untukmu tlah terkabulkan…

Aku slalu berarap kau bisa bahagia meski itu tak bersamaku…

Tak perlu ada penjelasan dan kata – kata lagi…

Karena itu tak akan merubah sama sekali yang ada dalam diriku…

 

Karena matipun juga belum bisa mematikan cinta…

Dan cinta sejati juga tak bisa di pisahkan dengan kematian..

Ke lima indra tak berguna saat cinta bicara…

Dan ternyata lelaki hebat bukanlah yang memiliki banyak cinta…

Tapi lelaki yang bisa bertahan dan tetap setia pada satu cinta sejatinya…

 

Ternyata pendapat kita tentang rasa itu berbeda…

Dan ternyata kesetiaan kita tentang janji itupun tak sama..

Dan tak perlu lagi kau pikirkan tentang aku…

Jangan kau buat bebanmu lebih berat dengan adanya aku di masa lalumu…

Lupakanlah semua….

 

Mungkin berjuta kata pun tak bisa melukiskan semua ini..

Dan setetes air mataku mungkin akan lebih bisa untuk menjelaskan…

Tentang apa yang terjadi saat aku tinggalkan…

 

Dan terima kasih untuk semua ketulusanmu…

Tak ada lagi yang membuatku gelisah…

Karena semua ini yang memang aku harapkan…

Dalam kebahagiaanmu di situ juga ada kebahagiaanku..

Di dalam pedihmu di situ ada aku yang slalu ada untukmu…

 

Cinta tak perlu memiliki raga dari cinta itu..

Karna cinta hanya bisa di miliki oleh jiwa cinta itu sendiri…

Cintailah dia melebihi kau mencintaiku…

Dan jangan ada tangis lagi, membuatku tak berdaya..

 

Cintailah dia cinta…

Aku akan slalu baik2 saja…..

Posted by Nuno Cahya at 16:14:37 | Permalink | No Comments »

Sunday, March 22, 2009

MALAIKAT KEAJAIBAN

Kau datang saat ku rapuh…

Kala diri ini hancur berantakan…

Saat badai menenggelamkanku di samudera tak berbatas..

Dimana aku tak bisa lagi bernafas dan menatap sisi dunia..

Dan disaat jantungku enggan lagi untuk berdetak…

 

Seperti malaikat pembawa keajaiban…

Kau maknai lagi arti kehidupanku yang sudah tak berarah lagi…

Kau benahi lagi kehidupanku yang tlah terkoyak..

Kau rajut lagi puing – puing hati yang lebur entah kemana…

 

Kau sinari hidupku yang telah terpenjara dalam kegelapan..

Menghangatkan ku saat dinginya malam tak dapat kulawan…

Kau memberi arti saat ku merasa hidupku tak berarti..

Mengalirkan lagi darahku yang tlah membeku di nadiku..

 

Ampuni aku yang belum bisa menghilangkan masa lalu…

Bantu aku untuk melakukan semua itu…

Maafkan aku jika ku mulai membutuhkanmu…

Karena ku tak tahu lagi akan ku bawa kemana arah hidupku..

 

Dan aku tak tahu lagi apa kata yang tepat untuk semua ini..

Mungkin air mata bahagiaku lebih bisa untuk mewakilinya..

Kau semegah langit yang terhampar luas memayungi bumi..

Yang slalu melindungi dari badai dan teriknya sang mentari…

 

Aku tak akan bisa berharap untuk memilikimu…

Karena Ku tau kau tlah bersamanya…

Tapi ijinkanlah aku sejenak membahagiakanmu…

Sebisa diriku membahagiakan dirimu…

Meski ku tak bisa menjadi dirinya…

Tapi biarkanlah aku membahagiakanmu dengan caraku..

Dan dengan segala kekuranganku…

 

 

Posted by Nuno Cahya at 08:58:34 | Permalink | No Comments »

Saturday, December 13, 2008

HANYA DO’A


                                                    
Mendung pagi ini….

Bersama rintikan gerimis….

Kuteteskan air mata, saat ku tau kau dalam nelangsa…

Ku tak kuasa menahan beratnya kepedihan ini…

Aku merasakan apa yang kau rasakan,

Dan aku mengerti apa yang tidak kau katakan…


 

Hujan pun mulai turun, membasahi tubuhku yang lemah…

Saat ku coba tersenyum hanya banyanganmu yang terlintas…

Ku slalu berdo’a untukmu di sela heningnya hariku…

Ku slalu berharap kau akan baik-baik saja…

 

Cinta…

Kau memenuhi pikiranku…

Memaksa diri untuk mencoba berlari mencarimu…

Aku tak kuasa melawan kenyataan….

Saat kusadari terlalu jauh jarak antara kita….

 

Dan ternyata aku pun bukan malaikat…

Yang dapat di sampingmu setiap waktu…

Dan aku juga tak bersayap…

Untuk dapat terbang menjagamu di sisi,

 

Cinta …

Maafkan aku yang tiada berdaya…

Saat dirimu teramat terluka…

Aku benci dengan diriku sendiri….

Yang tak bisa berbuat apa-apa terhadapmu…

 

Hanya do’a….

Selalu berdo’a…

Itu yang bisa ku lakukan untukmu…

Dan hanya doaku yang menemani tidur lelapmu…

Di sepanjang waktu, di sisa kehidupanku…

Aku ingin kau seperti dulu…

Bisa tertawa dan bercanda….

Ceria di tengah hiruk-pikuk dunia…

 

Cinta….

Kuteteskan lagi air mata malam ini…

Saat do’a itu terpanjat untukmu….

Ku harap kau segera baik…

Dan tak terlalu lama seperti ini…

Posted by Nuno Cahya at 22:28:24 | Permalink | No Comments »

Friday, November 21, 2008

MENUNGGU KETIDAKPASTIAN

                                            

Ada yang lain padamu…

Yang membuatku tak berdaya…

Merasakan lagi perihnya luka…

Saat  sinarmu semakin menjauh…

 

Kau buat semua menjadi menyedihkan…

Tanpa kata-kata dan hanya diam…

Kini aku semakin terhujam sepi…

Bayang dan jejakmu kian memudar…

Tak lagi meneduhkanku…

Menghancurkan aku…

Menyiksa batinku yang tlah merapuh…

 

Mungkin harus kusadari…

Memang ku tak pernah pantas untukmu…

Dan hanya pantas untuk di sakiti…

Hanya pantas untuk slalu sendiri…

Dan meratapi cinta semu yang kau berikan…

Yang ku anggap bisa temaniku sepanjang waktu…

 

Kau tak berdayakan aku…

Membuatku memperhambakan hati ini…

Kembali memenjarakan jiwa dalam hampa…

Merajut beribu sepi,membelengguku dalam sunyi…

 

Ku coba mengerti apa yang terjadi…

Mencoba berjalan di kegelapan tanpamu…

Tertatih-tatih…., terdampar dalam luka…

Kau buat diriku tiada arti…

Kau hilangkan aku dari ruang hidupmu…

 

Aku bukan sesuatu yang indah di hatimu…

Hanya sebuah bintang kecil yang sinarnya meredup…

Yang mencoba menerangimu…

Meski tak seterang yang kau inginkan…

Dan memang tak seperti yang kau harap…

 

Aku mencoba bertahan….

Dari siksa kerinduanku padamu…

Dari dera cinta yang menghantamku…

Mencoba menunggu….

Bersabar dalam ketidakpastian…

Menghadapi segala kenyataan…

Yang kian menyudutkanku…

Dan semakin menenggelamkanku…

Posted by Nuno Cahya at 14:18:04 | Permalink | No Comments »

Tuesday, November 11, 2008

PERJALANAN CINTA

 

 

Diantara sepinya malam…

Terselip sebuah kehampaan…

Jiwa yang menari-nari…

Di atas derita tersendiri…

Bersembunyi di lekuk hembusan angin…

Menatap langit…hitam…kelam…

 

Dalam derai ombak…

Tersimpan ketenangan hati…

Hati yang tlah hancur…

Berkeping-keping diantara karang…

Berlari di hamparan luas pasir…

Terus berlari…putih…terbang…

 

Dan kala fajar terbit…

Tersungging sebuah senyuman…

Bibir yang tak lagi merah merekah…

Mengecap asinya garam kehidupan…

Bertahan, membantah kenyataan…

Tertunduk lesu…,biru…pucat…

 

Dibawah terik mentari…

Terlihat pemuda lambat berjalan…

Hati yang penuh rindu…

Terkurung dalam penantian…

Bertarung dengan kata hati…

Merintih sakit..,merah.., berdarah…

 

Disela senja meredup…

Terengkuh kenangan berlalu…

Kasih yang pergi jauh…

Terbawa angin melayang tinggi…

Pergi dari pahitnya masa lalu…

Menjauhi sunyi..,pudar…,hilang…

 

Diantara bintang bertaburan…

Teruntai senyuman disana…

Menjadi bintang yang terang…

Bekelip disebrang iringan awan…

Merajut berjuta rindu…

Merobek hati…,sunyi…,senyap…

 

Posted by Nuno Cahya at 12:47:27 | Permalink | No Comments »

DALAM PENANTIAN

 

 

Tlah lelah jemariku…

Rapuh kaki untuk melangkah…

Musim semi tlah berganti…

Tinggalkan jejak harum melati…

Semua tlah berlalu…

Masa indah yang pernah ku lalui bersamamu…

 

Musim-musim terus berlalu…

Musim gugur menghampiri…

Kini tak terasa…

Bertahun-tahun menantimu…

 

Hiruk-pikuk duniawi…

Ku lewati tanpa kehadiranmu…

Mungkin akan slamanya begini…

Apakah disana kau setia?

 

Ingin ku berlari dan terus berlari…

Tuk mencarimu di jauh sana…

 

Wahai dewi pelipur lara…

Kini kau buat aku sengsara…

Kapan kau kembali…?

Ataukah kau tlah lupakan janji…

Dan tak berfikir lagi untuk kembali…

Posted by Nuno Cahya at 12:43:12 | Permalink | No Comments »

DI BALIK CADARMU

 

 

Jangan kau tutup wajahmu dengan cadar itu..

Apakah kau tak tau aku tlah memembukanya?

Singkaplah semua kenyataan itu…

Karena akupun tlah tau yang sebenarnya…

 

Jangan biarkan semua mengambang…

Seperti daun kering yang jatuh di sungai…
Hanya akan mengalir mengikuti arus…

Tapi akhirnya aknan tenggelam juga…

 

Ingatlah bahwa semua tak seperti yang kau inginkan…

Dan takan seperti yang kau harapkan…

Tlah cukup waktu ku habiskan bersamamu…

Kini aku sudah jenuh, aku sudah jemu menatap wajahmu…

 

Ku akui kau pernah buatku bahagia…

Mengajak terbang menapaki pelangi…

Namun tlah cukup juga kau jatuhkan aku…

Berkali-kali…

Kau sembunyikan di balik cadarmu itu…

 

Tinggalkanlah semua itu…

Karena tak ada yang pantas dikenang…

Lupakanlah saja semua biar hati tak terluka…

Dan menangislah jika kau ingin menangis…

Tak berguna jika ku menyesali…

 

Pergilah bersamanya…

Jangan pernah ingat aku lagi…

Karena aku juga akan lakukan hal yang sama…

 

Posted by Nuno Cahya at 12:41:28 | Permalink | No Comments »

SEJENAK DI MALAM ITU

 

 

Terselip disudut malam…

Ku tatap engkau tersenyum mungil…

Perlahan kuraba kegelisahan hatimu..

Dan ku belai wanginya auramu…

 

Tatap matamu menusuk ke hatiku..

Melumpuhklan gejolak dalam jiwa ini..

Kau beri keindahan tak terbatas…

Kau ajak aku melintasi surga setapak..

 

Hanya janji-janji semu yang terucap…

Dan aku hanya terdiam…

Hingga malampun semakin dinanti pagi…

Ku kenyam manis yang kau berikan…

Nikmat seperti madu dari surga semu…

 

Namun…

Semua tiada berlanjut…

Bulan menghampiri, cahayanya menerangi…

Aku harus pergi…

Tinggalkan seberkas kenangan malam itu…

 

Kasih…

Ampuni keangkuhanku…

Mungkin surga itu bukan milik kita…

Dan ku mengerti inilah yang terbaik…

Meski kau yang meminta tuk mengakhiri semua…

Posted by Nuno Cahya at 12:39:09 | Permalink | No Comments »

Monday, November 10, 2008

The Odyssey

Pagi dunia..!!!

Entah apa yang harus ku ucapkan pagi ini..

Sejernih embun yang menetesi kulit bumi..

Dan senyuman hangat mentari…

Seperti biasa menemaniku…

 

Hari-hari berjalan seperti biasa…

Seperti biasa kamu tidak ada disini…

Hanya ku lalui sendiri…

Dan selalu sendiri…

Hingga mentari pulang ke pelukan malam…

Dan bintang memecah kesunyianya…

 

Hari ini melelahkan..!!!

Seperti hari-hari kemarin…

Mungkin hari esok juga akan tetap seperti ini…

Mungkin juga lusa dan seterusnya…

 

Ku tapaki jejak-jejak kehidupan…

Di mana mimpi-mimpi itu tersembunyi disana…

Tlah ter petakan untuku menjemputnya….

Menjemputnya segera ke dalam hidupku…

Tak ingin menunggu terlalu lama…

Biar aku berlari menggapainya…

 

Semua penat menjadi manis…

Semua dera menjadi begitu indah…

Memberiku makna yang terdalam…

Membuatku belajar menghargai kehidupan…

 

Menguras keringat, memeras otak…

Merapuhkan raga, melelahkan jiwa…

Saat ku hirup nafas dunia-Mu yang begitu agung…

Kembali ku tersadar untuk hidup…

Hidup yang lebih cerah dari kemarin…

 

Hidup ini begitu berwarna…

Terlalu banyak warna yang datang dan pergi…

Saat pengembaraan panjang di mulai…

Menulusuri bukit-bukit waktu…

Melangkah setapak demi setapak…

Mengalahkan badai, menantang angin berhembus…

 

Berjalan diatas pelangi…

Menuju nirwana kehidupan….

Menjadi kemutlakan pengembaraan…

Untuk tetap bertahan dalam kehidupan…

Memetik satu per satu mimpi…

Mensyukuri indahnya hidup ini…

Dan tak akan pernah aku sia-siakan…

Sehelaipun nafasku untuk meraih kebebasan….

 

Posted by Nuno Cahya at 22:29:57 | Permalink | No Comments »

Thursday, November 6, 2008

JAUH DARIMU

Hujan malam ini…

Memecah keindahan lampu kota ku…

Menjadikanya kelam dan sinarnya tak berarti lagi,

Dingin merasuk bersama sepoi angin…

Melekat di tubuh, menggigil kaku…

Menumbuhkan berjuta rinduku padamu..

 

Dewi malam tak diperkenankan hadir…

Bintang gemintang pun ikut sembunyi….

Di balik awan tebal yang selimuti gelapnya malam ini.,

Mengundang sunyi, merangkul sepi…

Membawaku berselimut dengan bayanganmu lagi..

 

Terpampang hari esok…

Entah kan cerah atau terus seperti ini..,

Tapi tak perduli apa yang terjadi..

Karena harus tetap ku jalani…

Untuk mengejar mimpi-mimpi…

 

Baikah sekarang kau disana…?

Begitu jauh jarak memisahkan kita…

Tapi itu bukanlah suatu alasan…

Untuk cinta dapat tetap tersenyum…

Apakah cinta bisa terhalang oleh jarak?

Atau terhalang pahitnya perbedaan?

Jawaban itu tak perlu di cari…

 

Aku mulai merindukan tawamu…

Merindukan kata-kata lembut mu..

Merindukan gerak langkahmu…

Merindukan yang ada padamu…

 

Hari-hari terus berganti…

Bumi pun belum lelah berputar…

Entah sampai kapan kerinduan ini berujung…

Tak terfikirkan olehku untuk sejenak melupakanmu…

Yang ada kaulah yang membuatku tetap tegar…

Meski hujan ataupun badai…

Terik mentari…

Dan hempasan debu jalanan…

 

Seperti biasa ku tetap tersenyum…

Meski kau belum di sampingku saat ini…

Karena aku yakin tak akan slamanya seperti ini…

Di sisa waktu nanti pasti kita kan slalu bersama….

Hingga mentari tak sanggup lagi terangi dunia…

Posted by Nuno Cahya at 16:42:49 | Permalink | No Comments »