Friday, November 21, 2008

MENUNGGU KETIDAKPASTIAN

                                            

Ada yang lain padamu…

Yang membuatku tak berdaya…

Merasakan lagi perihnya luka…

Saat  sinarmu semakin menjauh…

 

Kau buat semua menjadi menyedihkan…

Tanpa kata-kata dan hanya diam…

Kini aku semakin terhujam sepi…

Bayang dan jejakmu kian memudar…

Tak lagi meneduhkanku…

Menghancurkan aku…

Menyiksa batinku yang tlah merapuh…

 

Mungkin harus kusadari…

Memang ku tak pernah pantas untukmu…

Dan hanya pantas untuk di sakiti…

Hanya pantas untuk slalu sendiri…

Dan meratapi cinta semu yang kau berikan…

Yang ku anggap bisa temaniku sepanjang waktu…

 

Kau tak berdayakan aku…

Membuatku memperhambakan hati ini…

Kembali memenjarakan jiwa dalam hampa…

Merajut beribu sepi,membelengguku dalam sunyi…

 

Ku coba mengerti apa yang terjadi…

Mencoba berjalan di kegelapan tanpamu…

Tertatih-tatih…., terdampar dalam luka…

Kau buat diriku tiada arti…

Kau hilangkan aku dari ruang hidupmu…

 

Aku bukan sesuatu yang indah di hatimu…

Hanya sebuah bintang kecil yang sinarnya meredup…

Yang mencoba menerangimu…

Meski tak seterang yang kau inginkan…

Dan memang tak seperti yang kau harap…

 

Aku mencoba bertahan….

Dari siksa kerinduanku padamu…

Dari dera cinta yang menghantamku…

Mencoba menunggu….

Bersabar dalam ketidakpastian…

Menghadapi segala kenyataan…

Yang kian menyudutkanku…

Dan semakin menenggelamkanku…

Posted by Nuno Cahya at 14:18:04 | Permalink | No Comments »

Tuesday, November 11, 2008

PERJALANAN CINTA

 

 

Diantara sepinya malam…

Terselip sebuah kehampaan…

Jiwa yang menari-nari…

Di atas derita tersendiri…

Bersembunyi di lekuk hembusan angin…

Menatap langit…hitam…kelam…

 

Dalam derai ombak…

Tersimpan ketenangan hati…

Hati yang tlah hancur…

Berkeping-keping diantara karang…

Berlari di hamparan luas pasir…

Terus berlari…putih…terbang…

 

Dan kala fajar terbit…

Tersungging sebuah senyuman…

Bibir yang tak lagi merah merekah…

Mengecap asinya garam kehidupan…

Bertahan, membantah kenyataan…

Tertunduk lesu…,biru…pucat…

 

Dibawah terik mentari…

Terlihat pemuda lambat berjalan…

Hati yang penuh rindu…

Terkurung dalam penantian…

Bertarung dengan kata hati…

Merintih sakit..,merah.., berdarah…

 

Disela senja meredup…

Terengkuh kenangan berlalu…

Kasih yang pergi jauh…

Terbawa angin melayang tinggi…

Pergi dari pahitnya masa lalu…

Menjauhi sunyi..,pudar…,hilang…

 

Diantara bintang bertaburan…

Teruntai senyuman disana…

Menjadi bintang yang terang…

Bekelip disebrang iringan awan…

Merajut berjuta rindu…

Merobek hati…,sunyi…,senyap…

 

Posted by Nuno Cahya at 12:47:27 | Permalink | No Comments »

DALAM PENANTIAN

 

 

Tlah lelah jemariku…

Rapuh kaki untuk melangkah…

Musim semi tlah berganti…

Tinggalkan jejak harum melati…

Semua tlah berlalu…

Masa indah yang pernah ku lalui bersamamu…

 

Musim-musim terus berlalu…

Musim gugur menghampiri…

Kini tak terasa…

Bertahun-tahun menantimu…

 

Hiruk-pikuk duniawi…

Ku lewati tanpa kehadiranmu…

Mungkin akan slamanya begini…

Apakah disana kau setia?

 

Ingin ku berlari dan terus berlari…

Tuk mencarimu di jauh sana…

 

Wahai dewi pelipur lara…

Kini kau buat aku sengsara…

Kapan kau kembali…?

Ataukah kau tlah lupakan janji…

Dan tak berfikir lagi untuk kembali…

Posted by Nuno Cahya at 12:43:12 | Permalink | No Comments »

DI BALIK CADARMU

 

 

Jangan kau tutup wajahmu dengan cadar itu..

Apakah kau tak tau aku tlah memembukanya?

Singkaplah semua kenyataan itu…

Karena akupun tlah tau yang sebenarnya…

 

Jangan biarkan semua mengambang…

Seperti daun kering yang jatuh di sungai…
Hanya akan mengalir mengikuti arus…

Tapi akhirnya aknan tenggelam juga…

 

Ingatlah bahwa semua tak seperti yang kau inginkan…

Dan takan seperti yang kau harapkan…

Tlah cukup waktu ku habiskan bersamamu…

Kini aku sudah jenuh, aku sudah jemu menatap wajahmu…

 

Ku akui kau pernah buatku bahagia…

Mengajak terbang menapaki pelangi…

Namun tlah cukup juga kau jatuhkan aku…

Berkali-kali…

Kau sembunyikan di balik cadarmu itu…

 

Tinggalkanlah semua itu…

Karena tak ada yang pantas dikenang…

Lupakanlah saja semua biar hati tak terluka…

Dan menangislah jika kau ingin menangis…

Tak berguna jika ku menyesali…

 

Pergilah bersamanya…

Jangan pernah ingat aku lagi…

Karena aku juga akan lakukan hal yang sama…

 

Posted by Nuno Cahya at 12:41:28 | Permalink | No Comments »

SEJENAK DI MALAM ITU

 

 

Terselip disudut malam…

Ku tatap engkau tersenyum mungil…

Perlahan kuraba kegelisahan hatimu..

Dan ku belai wanginya auramu…

 

Tatap matamu menusuk ke hatiku..

Melumpuhklan gejolak dalam jiwa ini..

Kau beri keindahan tak terbatas…

Kau ajak aku melintasi surga setapak..

 

Hanya janji-janji semu yang terucap…

Dan aku hanya terdiam…

Hingga malampun semakin dinanti pagi…

Ku kenyam manis yang kau berikan…

Nikmat seperti madu dari surga semu…

 

Namun…

Semua tiada berlanjut…

Bulan menghampiri, cahayanya menerangi…

Aku harus pergi…

Tinggalkan seberkas kenangan malam itu…

 

Kasih…

Ampuni keangkuhanku…

Mungkin surga itu bukan milik kita…

Dan ku mengerti inilah yang terbaik…

Meski kau yang meminta tuk mengakhiri semua…

Posted by Nuno Cahya at 12:39:09 | Permalink | No Comments »

Monday, November 10, 2008

The Odyssey

Pagi dunia..!!!

Entah apa yang harus ku ucapkan pagi ini..

Sejernih embun yang menetesi kulit bumi..

Dan senyuman hangat mentari…

Seperti biasa menemaniku…

 

Hari-hari berjalan seperti biasa…

Seperti biasa kamu tidak ada disini…

Hanya ku lalui sendiri…

Dan selalu sendiri…

Hingga mentari pulang ke pelukan malam…

Dan bintang memecah kesunyianya…

 

Hari ini melelahkan..!!!

Seperti hari-hari kemarin…

Mungkin hari esok juga akan tetap seperti ini…

Mungkin juga lusa dan seterusnya…

 

Ku tapaki jejak-jejak kehidupan…

Di mana mimpi-mimpi itu tersembunyi disana…

Tlah ter petakan untuku menjemputnya….

Menjemputnya segera ke dalam hidupku…

Tak ingin menunggu terlalu lama…

Biar aku berlari menggapainya…

 

Semua penat menjadi manis…

Semua dera menjadi begitu indah…

Memberiku makna yang terdalam…

Membuatku belajar menghargai kehidupan…

 

Menguras keringat, memeras otak…

Merapuhkan raga, melelahkan jiwa…

Saat ku hirup nafas dunia-Mu yang begitu agung…

Kembali ku tersadar untuk hidup…

Hidup yang lebih cerah dari kemarin…

 

Hidup ini begitu berwarna…

Terlalu banyak warna yang datang dan pergi…

Saat pengembaraan panjang di mulai…

Menulusuri bukit-bukit waktu…

Melangkah setapak demi setapak…

Mengalahkan badai, menantang angin berhembus…

 

Berjalan diatas pelangi…

Menuju nirwana kehidupan….

Menjadi kemutlakan pengembaraan…

Untuk tetap bertahan dalam kehidupan…

Memetik satu per satu mimpi…

Mensyukuri indahnya hidup ini…

Dan tak akan pernah aku sia-siakan…

Sehelaipun nafasku untuk meraih kebebasan….

 

Posted by Nuno Cahya at 22:29:57 | Permalink | No Comments »

Thursday, November 6, 2008

JAUH DARIMU

Hujan malam ini…

Memecah keindahan lampu kota ku…

Menjadikanya kelam dan sinarnya tak berarti lagi,

Dingin merasuk bersama sepoi angin…

Melekat di tubuh, menggigil kaku…

Menumbuhkan berjuta rinduku padamu..

 

Dewi malam tak diperkenankan hadir…

Bintang gemintang pun ikut sembunyi….

Di balik awan tebal yang selimuti gelapnya malam ini.,

Mengundang sunyi, merangkul sepi…

Membawaku berselimut dengan bayanganmu lagi..

 

Terpampang hari esok…

Entah kan cerah atau terus seperti ini..,

Tapi tak perduli apa yang terjadi..

Karena harus tetap ku jalani…

Untuk mengejar mimpi-mimpi…

 

Baikah sekarang kau disana…?

Begitu jauh jarak memisahkan kita…

Tapi itu bukanlah suatu alasan…

Untuk cinta dapat tetap tersenyum…

Apakah cinta bisa terhalang oleh jarak?

Atau terhalang pahitnya perbedaan?

Jawaban itu tak perlu di cari…

 

Aku mulai merindukan tawamu…

Merindukan kata-kata lembut mu..

Merindukan gerak langkahmu…

Merindukan yang ada padamu…

 

Hari-hari terus berganti…

Bumi pun belum lelah berputar…

Entah sampai kapan kerinduan ini berujung…

Tak terfikirkan olehku untuk sejenak melupakanmu…

Yang ada kaulah yang membuatku tetap tegar…

Meski hujan ataupun badai…

Terik mentari…

Dan hempasan debu jalanan…

 

Seperti biasa ku tetap tersenyum…

Meski kau belum di sampingku saat ini…

Karena aku yakin tak akan slamanya seperti ini…

Di sisa waktu nanti pasti kita kan slalu bersama….

Hingga mentari tak sanggup lagi terangi dunia…

Posted by Nuno Cahya at 16:42:49 | Permalink | No Comments »

Wednesday, November 5, 2008

QUIET

 

Masih adakah angin  berhembus…?

Dan kepakan merpati yang hiasi angkasa…

Saat ku usap wajahnya…

Dalam banyangan pilu belaka….

 

Ku langkahkan kaki menelusuri waktu…

Tak pernah lagi ku rasakan…

Suaramu dan gerakmu…

Kini tak lagi ku temui….

Jejak langkah kakimu…

 

Entah berapa lama ku dapat bertahan…

Tanpamu disini hidupku tiada arti…

Kini ku rasakan hidup yang amat sepi…

Terlampau sepi…

 

Tak ada lagi yang kumiliki…

Air matapun tlah membeku di hati…

Hanya lagu kepedihan yang menghampiri…

Tanpa ada nada…

Yang ada hanya suara….

Suaramu yang memanggil…

Dari media dunia yang berbeda…

Posted by Nuno Cahya at 13:42:11 | Permalink | No Comments »

DIMANA KAU CINTA?

 

 

Beribu tanya rapuhkan hatiku…

Hanya bayangan semu yang temani aku..

Saat bintang bertebaran di hamparan langit,

Aku terdiam terpaku di temani hembusan angin..

 

Beribu luka mengisi kumpulan kenangan..

Melukiskan tiadanya dirimu….

Saat ku tapaki jalan hidupku…

Kapankah aku bisa menemukanmu…?

Hatiku hampa tanpamu…

Mimpiku sesat tanpa arah…

Dimana kau cinta…?

Lama ku cari tak ku temukan juga…

 

Kini aku takut saat malam larut…

Karena tiada cahaya yang menyinariku…

Ku coba kuatkan hati ini…

Saat tercium wanginya bau malam…

Yang ingatkan aku akan semerbak harumu…

 

Dimana kau bunga..?

Meski durimu menusuk bekunya hatiku…

Dan menyayatku tanpa menatap ku…

Aku masih tetap merindukanmu…

 

Oh..juwita….

Dimana kau singgah saat ini…

Ingin ku bersama dirimu malam ini…

 

Posted by Nuno Cahya at 12:56:11 | Permalink | No Comments »

KEKASIH

Kekasih…

Terima kasih atas segalanya…

Kau teduhkan jiwaku…

Kau tuntun jalanku…

Kau terangi gelap malam ku…

 

Kau beri senyuman saat ku rapuh…

Kau beri tawa saat duka menyelimuti ku…

Kau beri mimpi indah saat malam terasa sunyi…

Kau beri warna yang membuatku hidup…

 

Hujan pagi ini kau tenangkan aku…

Kau katakan pasti akan segera berlalu..

Kau katakan pasti kan baik-baik saja…

Kau hangatkan aku…

Saat tubuhku mengigil….

Saat ku merasa tak bisa lagi…

 

Kau tempatkan ku di satu ruang…

Yang membuatku begitu bahagia..

Kau beri tempat tuk bersandar…

Saat ku tak tau kemana kan berlabuh…

 

Kau menghapus nelangsaku..

Mendekap erat hati dan jiwaku..

Kau bangkitkan ku dari kerapuhan…

Membuat semua menjadi indah…

 

Kau bawa ku ke ujung nirwana…

Temukan kedamaian disana…

Menari-nari bersama peri kecil…

Memberi ku kebahagiaan yang sesungguhnya..

 

Tak dapat lagi terlukiskan…

Keanggunanmu…

Kelembutan hatimu…

Semua yang ada padamu…

Memberiku nafas untuk hidup…

Menjadi denyut dalam nadiku…

Menjadi detak dalam jantungku….

Semoga semua abadi…

Dan menjadi satu bintang di ujung langit…

Posted by Nuno Cahya at 00:30:24 | Permalink | No Comments »