Thursday, November 6, 2008

JAUH DARIMU

Hujan malam ini…

Memecah keindahan lampu kota ku…

Menjadikanya kelam dan sinarnya tak berarti lagi,

Dingin merasuk bersama sepoi angin…

Melekat di tubuh, menggigil kaku…

Menumbuhkan berjuta rinduku padamu..

 

Dewi malam tak diperkenankan hadir…

Bintang gemintang pun ikut sembunyi….

Di balik awan tebal yang selimuti gelapnya malam ini.,

Mengundang sunyi, merangkul sepi…

Membawaku berselimut dengan bayanganmu lagi..

 

Terpampang hari esok…

Entah kan cerah atau terus seperti ini..,

Tapi tak perduli apa yang terjadi..

Karena harus tetap ku jalani…

Untuk mengejar mimpi-mimpi…

 

Baikah sekarang kau disana…?

Begitu jauh jarak memisahkan kita…

Tapi itu bukanlah suatu alasan…

Untuk cinta dapat tetap tersenyum…

Apakah cinta bisa terhalang oleh jarak?

Atau terhalang pahitnya perbedaan?

Jawaban itu tak perlu di cari…

 

Aku mulai merindukan tawamu…

Merindukan kata-kata lembut mu..

Merindukan gerak langkahmu…

Merindukan yang ada padamu…

 

Hari-hari terus berganti…

Bumi pun belum lelah berputar…

Entah sampai kapan kerinduan ini berujung…

Tak terfikirkan olehku untuk sejenak melupakanmu…

Yang ada kaulah yang membuatku tetap tegar…

Meski hujan ataupun badai…

Terik mentari…

Dan hempasan debu jalanan…

 

Seperti biasa ku tetap tersenyum…

Meski kau belum di sampingku saat ini…

Karena aku yakin tak akan slamanya seperti ini…

Di sisa waktu nanti pasti kita kan slalu bersama….

Hingga mentari tak sanggup lagi terangi dunia…

Posted by Nuno Cahya at 16:42:49
Comments

Leave a Reply