Tuesday, November 11, 2008

PERJALANAN CINTA

 

 

Diantara sepinya malam…

Terselip sebuah kehampaan…

Jiwa yang menari-nari…

Di atas derita tersendiri…

Bersembunyi di lekuk hembusan angin…

Menatap langit…hitam…kelam…

 

Dalam derai ombak…

Tersimpan ketenangan hati…

Hati yang tlah hancur…

Berkeping-keping diantara karang…

Berlari di hamparan luas pasir…

Terus berlari…putih…terbang…

 

Dan kala fajar terbit…

Tersungging sebuah senyuman…

Bibir yang tak lagi merah merekah…

Mengecap asinya garam kehidupan…

Bertahan, membantah kenyataan…

Tertunduk lesu…,biru…pucat…

 

Dibawah terik mentari…

Terlihat pemuda lambat berjalan…

Hati yang penuh rindu…

Terkurung dalam penantian…

Bertarung dengan kata hati…

Merintih sakit..,merah.., berdarah…

 

Disela senja meredup…

Terengkuh kenangan berlalu…

Kasih yang pergi jauh…

Terbawa angin melayang tinggi…

Pergi dari pahitnya masa lalu…

Menjauhi sunyi..,pudar…,hilang…

 

Diantara bintang bertaburan…

Teruntai senyuman disana…

Menjadi bintang yang terang…

Bekelip disebrang iringan awan…

Merajut berjuta rindu…

Merobek hati…,sunyi…,senyap…

 

Posted by Nuno Cahya at 12:47:27 | Permalink | No Comments »

DALAM PENANTIAN

 

 

Tlah lelah jemariku…

Rapuh kaki untuk melangkah…

Musim semi tlah berganti…

Tinggalkan jejak harum melati…

Semua tlah berlalu…

Masa indah yang pernah ku lalui bersamamu…

 

Musim-musim terus berlalu…

Musim gugur menghampiri…

Kini tak terasa…

Bertahun-tahun menantimu…

 

Hiruk-pikuk duniawi…

Ku lewati tanpa kehadiranmu…

Mungkin akan slamanya begini…

Apakah disana kau setia?

 

Ingin ku berlari dan terus berlari…

Tuk mencarimu di jauh sana…

 

Wahai dewi pelipur lara…

Kini kau buat aku sengsara…

Kapan kau kembali…?

Ataukah kau tlah lupakan janji…

Dan tak berfikir lagi untuk kembali…

Posted by Nuno Cahya at 12:43:12 | Permalink | No Comments »

DI BALIK CADARMU

 

 

Jangan kau tutup wajahmu dengan cadar itu..

Apakah kau tak tau aku tlah memembukanya?

Singkaplah semua kenyataan itu…

Karena akupun tlah tau yang sebenarnya…

 

Jangan biarkan semua mengambang…

Seperti daun kering yang jatuh di sungai…
Hanya akan mengalir mengikuti arus…

Tapi akhirnya aknan tenggelam juga…

 

Ingatlah bahwa semua tak seperti yang kau inginkan…

Dan takan seperti yang kau harapkan…

Tlah cukup waktu ku habiskan bersamamu…

Kini aku sudah jenuh, aku sudah jemu menatap wajahmu…

 

Ku akui kau pernah buatku bahagia…

Mengajak terbang menapaki pelangi…

Namun tlah cukup juga kau jatuhkan aku…

Berkali-kali…

Kau sembunyikan di balik cadarmu itu…

 

Tinggalkanlah semua itu…

Karena tak ada yang pantas dikenang…

Lupakanlah saja semua biar hati tak terluka…

Dan menangislah jika kau ingin menangis…

Tak berguna jika ku menyesali…

 

Pergilah bersamanya…

Jangan pernah ingat aku lagi…

Karena aku juga akan lakukan hal yang sama…

 

Posted by Nuno Cahya at 12:41:28 | Permalink | No Comments »

SEJENAK DI MALAM ITU

 

 

Terselip disudut malam…

Ku tatap engkau tersenyum mungil…

Perlahan kuraba kegelisahan hatimu..

Dan ku belai wanginya auramu…

 

Tatap matamu menusuk ke hatiku..

Melumpuhklan gejolak dalam jiwa ini..

Kau beri keindahan tak terbatas…

Kau ajak aku melintasi surga setapak..

 

Hanya janji-janji semu yang terucap…

Dan aku hanya terdiam…

Hingga malampun semakin dinanti pagi…

Ku kenyam manis yang kau berikan…

Nikmat seperti madu dari surga semu…

 

Namun…

Semua tiada berlanjut…

Bulan menghampiri, cahayanya menerangi…

Aku harus pergi…

Tinggalkan seberkas kenangan malam itu…

 

Kasih…

Ampuni keangkuhanku…

Mungkin surga itu bukan milik kita…

Dan ku mengerti inilah yang terbaik…

Meski kau yang meminta tuk mengakhiri semua…

Posted by Nuno Cahya at 12:39:09 | Permalink | No Comments »