Sunday, March 22, 2009

MALAIKAT KEAJAIBAN

Kau datang saat ku rapuh…

Kala diri ini hancur berantakan…

Saat badai menenggelamkanku di samudera tak berbatas..

Dimana aku tak bisa lagi bernafas dan menatap sisi dunia..

Dan disaat jantungku enggan lagi untuk berdetak…

 

Seperti malaikat pembawa keajaiban…

Kau maknai lagi arti kehidupanku yang sudah tak berarah lagi…

Kau benahi lagi kehidupanku yang tlah terkoyak..

Kau rajut lagi puing – puing hati yang lebur entah kemana…

 

Kau sinari hidupku yang telah terpenjara dalam kegelapan..

Menghangatkan ku saat dinginya malam tak dapat kulawan…

Kau memberi arti saat ku merasa hidupku tak berarti..

Mengalirkan lagi darahku yang tlah membeku di nadiku..

 

Ampuni aku yang belum bisa menghilangkan masa lalu…

Bantu aku untuk melakukan semua itu…

Maafkan aku jika ku mulai membutuhkanmu…

Karena ku tak tahu lagi akan ku bawa kemana arah hidupku..

 

Dan aku tak tahu lagi apa kata yang tepat untuk semua ini..

Mungkin air mata bahagiaku lebih bisa untuk mewakilinya..

Kau semegah langit yang terhampar luas memayungi bumi..

Yang slalu melindungi dari badai dan teriknya sang mentari…

 

Aku tak akan bisa berharap untuk memilikimu…

Karena Ku tau kau tlah bersamanya…

Tapi ijinkanlah aku sejenak membahagiakanmu…

Sebisa diriku membahagiakan dirimu…

Meski ku tak bisa menjadi dirinya…

Tapi biarkanlah aku membahagiakanmu dengan caraku..

Dan dengan segala kekuranganku…

 

 

Posted by Nuno Cahya at 08:58:34 | Permalink | No Comments »